BANDAR LAMPUNG— Serikat Buruh Bongkar Muat Lampung (SBBML) berencana menggelar aksi damai di depan Polda Lampung dan Dinas Koperasi Provinsi Lampung. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus tuntutan agar persoalan yang mereka laporkan mendapatkan kejelasan serta penanganan sesuai ketentuan hukum.
Ketua Penasehat SBBML, Kennedy, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk perjuangan para buruh untuk mendapatkan keadilan dan kepastian atas laporan yang telah disampaikan kepada aparat penegak hukum.
Menurut Kennedy, pihaknya mempertanyakan proses pemanggilan terhadap pihak yang dilaporkan. Ia menyebut, pemanggilan telah dilakukan sebanyak tiga kali, namun pihak yang dipanggil disebut belum memenuhi panggilan penyidik.
“Sudah tiga kali dipanggil tetapi mangkir. Bahkan seolah-olah mengatur penyidik agar pemeriksaan dilakukan di kantor. Kalau persoalannya menyangkut dugaan tindak pidana, seharusnya penyidik Polda Lampung lebih tegas dalam menjalankan proses hukum,” ujar Kennedy.
Kennedy menegaskan, pihaknya tidak bermaksud mengintervensi proses hukum, tetapi meminta agar proses penyelidikan maupun penyidikan berjalan transparan dan memberikan kepastian kepada para buruh.
Selain mendatangi Polda Lampung, SBBML juga berencana menyampaikan aspirasi ke Dinas Koperasi Provinsi Lampung.
Menurut Kennedy, pihaknya sebelumnya telah melakukan audiensi dengan Dinas Koperasi Provinsi Lampung sekaligus menyerahkan sejumlah bukti terkait persoalan yang mereka perjuangkan. Namun, hingga saat ini mereka menilai belum melihat adanya langkah konkret dari instansi tersebut.
“Kami sudah audiensi dan menyerahkan bukti-bukti ke Dinas Koperasi Provinsi Lampung. Tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Kami mempertanyakan fungsi pengawasan yang seharusnya dijalankan oleh dinas,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan, Suganda, bersama Azward Nero, menambahkan bahwa aksi tersebut bertujuan untuk meminta kejelasan dari kedua institusi terkait.
“Kami hanya meminta kejelasan dari Polda Lampung dan Dinas Koperasi Provinsi Lampung. Persoalan ini harus ada kepastian dan jangan sampai berlarut-larut,” ujar mereka.
SBBML menyatakan aksi akan dilakukan secara damai dengan tetap menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga menyebut para anggota buruh bersama keluarga akan turut hadir dalam aksi tersebut.
“Kami akan turun langsung bersama anggota buruh dan keluarga untuk menyampaikan aspirasi secara damai,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Lampung maupun Dinas Koperasi Provinsi Lampung belum memberikan tanggapan terkait rencana aksi dan tuntutan yang disampaikan SBBML.
