Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional dengan tema “Peran Strategis Pimpinan Tinggi” yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) secara virtual, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut membahas sejumlah isu strategis dalam transformasi pemerintahan, khususnya penguatan ekonomi digital, komunikasi politik, serta advokasi kebijakan publik.
Hadir sebagai narasumber, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Edwin Hidayat Abdullah serta Prof. Burhanuddin Muhtadi, Guru Besar UIN sekaligus perwakilan Indikator Politik Indonesia.
Dalam paparannya, Edwin Hidayat Abdullah mengulas perkembangan dan tantangan ekonomi digital Indonesia, termasuk distribusi nilai ekonomi digital serta upaya memperkuat ekosistem digital melalui konsep 6C, yakni Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalysis.
Menurut Edwin, pembangunan ekonomi digital tidak dapat dilakukan secara sektoral. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu menyelaraskan kepentingan serta memperkuat kolaborasi agar ekosistem digital Indonesia mampu tumbuh secara kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya mengarahkan transformasi digital Indonesia menuju ekosistem yang resilient, independent, dan sovereign. Hal tersebut perlu didukung melalui penguatan talenta digital, pembiayaan inovasi, regulasi yang adaptif, serta pengembangan industri teknologi dalam negeri.
Sementara itu, Prof. Burhanuddin Muhtadi membahas aspek komunikasi politik dan advokasi kebijakan publik. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah kebijakan tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknokratiknya, tetapi juga oleh kemampuan membangun dukungan politik dan publik.
Menurut Burhanuddin, implementasi kebijakan membutuhkan political buy-in, pemahaman terhadap kepentingan para pemangku kepentingan dan konstituen, komunikasi publik yang efektif, serta kemampuan membangun koalisi, bernegosiasi, dan mengelola krisis.
Ia juga menekankan pentingnya menempatkan DPR sebagai mitra strategis dalam proses kebijakan, dengan mempertimbangkan kepentingan kebijakan, konstituen, anggaran, dan reputasi kelembagaan.
Keikutsertaan Sekdaprov Marindo Kurniawan dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis, khususnya perkembangan ekonomi digital dan dinamika kebijakan publik.
Melalui pembelajaran tersebut, diharapkan pemimpin daerah semakin mampu menyelaraskan kepentingan berbagai pihak, membangun kolaborasi dan kepercayaan, serta memastikan transformasi digital dan kebijakan publik dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan demikian, transformasi digital tidak hanya menjadi agenda teknologi, tetapi juga menjadi bagian penting dari penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
