Kemerdekaan Republik Indonesia telah memasuki usia 81 tahun. Namun, di tengah berbagai perayaan dan pencapaian yang ditampilkan kepada publik, masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.
Salah satu contohnya terjadi di Kota Bandar Lampung. Sebuah media online menemukan satu keluarga kurang mampu yang tinggal di kolong atau bawah jembatan layang yang berada di wilayah Kota Bandar Lampung. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa masih ada warga yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan pemerintah.
Pemerintah Kota Bandar Lampung selama ini cukup aktif mempublikasikan berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Namun, di sisi lain, masih terdapat warga asli Kota Bandar Lampung yang belum tersentuh program bantuan maupun perhatian pemerintah.
Kondisi ini tentu menjadi pertanyaan bersama. Apa sebenarnya fungsi Dinas Sosial?
Pemerintah memiliki sistem pendataan terhadap masyarakat kurang mampu yang seharusnya menjadi dasar dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial. Karena itu, pendataan masyarakat yang membutuhkan harus dilakukan secara aktif dan berkala hingga ke tingkat bawah.
Jangan sampai pemerintah baru mengetahui keberadaan warga yang membutuhkan bantuan setelah kondisi mereka diberitakan atau menjadi viral di media sosial.
Wali Kota Bandar Lampung diharapkan dapat menggerakkan jajaran dan perangkat daerah terkait untuk lebih aktif turun ke lapangan. Pendataan masyarakat kurang mampu harus benar-benar dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada warga yang terlewatkan.
Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, seremoni, maupun menampilkan berbagai prestasi kepada publik. Kemerdekaan juga harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, terutama mereka yang masih hidup dalam keterbatasan.
Semoga momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung bahwa kemerdekaan yang dirayakan pemerintah juga harus dapat dirasakan oleh seluruh warga Kota Bandar Lampung.
Jangan sampai rakyat harus menunggu viral terlebih dahulu baru mendapatkan perhatian pemerintah.
