Bandar Lampung -Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dengan mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" menjadi momentum yang tepat untuk merefleksikan kembali arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Kemerdekaan bukan sekadar terbebas dari penjajahan fisik, melainkan hak setiap anak bangsa untuk mendapatkan akses yang setara dalam mengembangkan potensi diri. Di tengah dinamika zaman yang serba cepat, kemandirian generasi muda menjadi pilar utama dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang adil dan berdaulat secara ekonomi maupun sosial.
Di Kota Bandar Lampung, semangat kemerdekaan ini diterjemahkan secara nyata melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan progresif. Peran tokoh lokal yang peduli terhadap masa depan anak muda menjadi motor penggerak penting dalam menciptakan ekosistem yang suportif. Salah satu figur yang konsisten mendedikasikan energi dan perhatiannya pada pengembangan kapasitas generasi muda adalah Bunda Sulistiani, melalui berbagai ruang kreasi dan program pembinaan yang inspiratif.
Melalui program unggulannya yang bertajuk "Level Up Bunda Sulis", berbagai pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas digital, serta pendampingan wirausaha telah diinisiasi untuk menjangkau pemuda di berbagai kelurahan di Bandar Lampung. Program ini dirancang bukan sekadar memberikan teori, tetapi juga menyediakan fasilitas nyata, ruang diskusi, serta jejaring kolaborasi agar generasi muda siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kreatif yang semakin kompetitif.
Menyoroti esensi kemerdekaan bagi generasi masa kini, Bunda Sulistiani menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya memberikan ruang tumbuh yang memadai bagi anak-anak muda di Bandar Lampung.
"Makna kemerdekaan bagi generasi muda hari ini adalah kebebasan untuk bermimpi yang disertai dengan ketersediaan ruang dan fasilitas nyata untuk bertumbuh. Melalui program 'Level Up Bunda Sulis', kami ingin memastikan bahwa anak-anak muda di Bandar Lampung tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama kemajuan zaman. Kedaulatan bangsa dimulai ketika anak muda kita berdaya, mandiri, dan memiliki akses yang adil terhadap peluang masa depan mereka," ujar Bunda Sulistiani.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerataan akses dan fasilitas merupakan kunci utama dalam memutus rantai keterbatasan yang kerap dihadapi oleh sebagian pemuda daerah. Dengan adanya pendampingan yang terstruktur melalui "Level Up Bunda Sulis", para peserta diajak untuk mengenali potensi lokal, mengasah keahlian praktis, dan membangun mentalitas wirausaha yang tangguh demi menunjang masa depan yang berkelanjutan.
Semangat kolaborasi yang dibangun dalam program ini sejalan dengan visi besar Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Keadilan sosial dan kemakmuran ekonomi hanya akan tercapai apabila pembangunan manusia dilakukan secara merata hingga ke akar rumput. Keterlibatan aktif generasi muda Bandar Lampung dalam program pemberdayaan ini membuktikan bahwa energi kolektif kaum muda mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah sekaligus kontribusi nyata bagi kedaulatan bangsa.
Mari jadikan peringatan HUT RI ke-81 ini sebagai titik tolak untuk memperkuat aksi nyata dalam mendukung generasi muda. Melalui sinergi yang berkelanjutan antara tokoh masyarakat, pemerintah, dan pemuda, Bandar Lampung siap melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.
