Breaking News

Bang Ken Center Soroti Dugaan Pengkondisian Pengadaan Alkes di RS Ryacudu Lampung Utara


Bandar Lampung — Bang Ken Center menerima laporan dari salah seorang warga Lampung Utara terkait dugaan pengkondisian dalam proses pengadaan alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Ryacudu, Kabupaten Lampung Utara. Laporan tersebut diterima pada Sabtu (15/8/2026).

Saat dikonfirmasi awak media, perwakilan Bang Ken Center, Ahmad Kennedy, membenarkan adanya laporan dan keluhan masyarakat terkait proyek pengadaan alat kesehatan yang disebut-sebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Kennedy mengatakan, pihaknya telah menerima sejumlah bukti dan dokumen dari pelapor. Menurutnya, dokumen tersebut menjadi dasar munculnya dugaan adanya pengkondisian terhadap pihak tertentu yang disebut akan menjadi pemenang dalam proses pengadaan.

"Bukti-bukti yang kami terima sudah cukup untuk menunjukkan adanya indikasi pengkondisian pemenang dalam pengadaan alat kesehatan bantuan Kementerian Kesehatan RI,” ujar Kennedy.

Ia menyayangkan apabila dugaan tersebut benar terjadi. Terlebih, pengadaan alat kesehatan berkaitan langsung dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah yang seharusnya dilaksanakan secara transparan, terbuka, kompetitif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kennedy menilai seluruh pihak yang memenuhi persyaratan harus diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pengadaan dan memberikan penawaran terbaik demi mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan rumah sakit.

"Kejadian seperti ini sangat menyedihkan. Apalagi kalau benar masih ada praktik-praktik KKN yang dilakukan oleh oknum pejabat rumah sakit. Seharusnya setiap proses pengadaan dilakukan secara transparan dan tidak ada permainan,” tegasnya.

Ia berharap proses pengadaan alat kesehatan yang bersumber dari program Kementerian Kesehatan dapat berlangsung secara sehat dan kompetitif, sehingga anggaran negara benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Harapan kita semua, kalaupun ada pengadaan proyek alat kesehatan yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan, jangan ada main-main. Semua pihak yang memenuhi persyaratan berhak mendapatkan akses untuk mengikuti proses dan memberikan yang terbaik bagi pembangunan rumah sakit. Kalau bersaing, harus bersaing secara sehat,” ujar Kennedy.

Lebih lanjut, Kennedy menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melaporkan dugaan adanya oknum yang disebut bermain di balik proses pengadaan kepada pihak yang berwenang.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar setiap proses pengadaan dapat berjalan secara terbuka dan akuntabel serta tidak terjadi praktik pengkondisian terhadap pihak tertentu.

Bang Ken Center menegaskan akan terus mengawal laporan masyarakat tersebut dan mendorong agar seluruh proses pengadaan alat kesehatan di RS Ryacudu Lampung Utara dilaksanakan sesuai aturan, transparan, serta memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh pihak yang memenuhi persyaratan.

Type and hit Enter to search

Close