Bandar Lampung – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya melalui media sosial dan WhatsApp.
Marindo mengungkapkan, pelaku membuat akun Facebook palsu menggunakan nama dan foto resminya. Akun tersebut kemudian mengirim permintaan pertemanan kepada sejumlah orang dan mengarahkan calon korban untuk menghubungi nomor WhatsApp yang telah disiapkan.
"Izin menginfokan, ada penipuan yang mencatut nama dan profil saya di media sosial dan WhatsApp," ujar Marindo, Rabu (22/7/2026).
Dalam aksinya, pelaku mengirimkan pesan kepada ASN dengan dalih memberikan informasi terkait mutasi pegawai. Korban kemudian diminta menghubungi nomor WhatsApp tertentu. Setelah komunikasi terjalin, pelaku mulai meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.
Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, pelaku menggunakan foto resmi Marindo Kurniawan sebagai foto profil di Facebook dan WhatsApp untuk meyakinkan calon korban. Pelaku bahkan mengaku memiliki dana dari pemerintah pusat dan meminta bantuan korban dengan mengarahkan transaksi ke rekening bank digital atas nama Firmansyah Aji Saputra.
Modus penipuan semakin terlihat ketika pelaku meminta korban mentransfer uang ke rekening SeaBank atas nama tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung telah mengeluarkan imbauan resmi melalui media sosial terkait keberadaan akun palsu yang mengatasnamakan Sekda Provinsi Lampung.
BKD menjelaskan bahwa akun Facebook baru bernama "Marindo Kurniawan" merupakan akun palsu yang digunakan untuk mengirim permintaan pertemanan kepada berbagai pihak.
BKD mengimbau ASN dan masyarakat agar:
Tidak menerima atau mengonfirmasi permintaan pertemanan dari akun yang mencurigakan.
Tidak menghubungi nomor yang diberikan oleh pelaku.
Tidak mengirim uang kepada siapa pun yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.
Segera memblokir dan melaporkan akun tersebut apabila menemukannya.
BKD juga menegaskan bahwa seluruh informasi resmi mengenai kepegawaian hanya disampaikan melalui kanal resmi BKD Provinsi Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung turut mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menerima pesan serupa agar tidak semakin banyak korban yang menjadi sasaran penipuan.
