BANDAR LAMPUNG – Transformasi digital kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menjawab tantangan tersebut, Bunda Sulis menggelar pelatihan bertajuk "Scale Up UMKM: Maksimalkan ChatGPT AI, Tingkatkan Potensi Bisnis" pada Senin (27/7/2026) di Kantor YPN Kemiling, Bandar Lampung.
Pelatihan ini diikuti puluhan pelaku UMKM yang antusias mempelajari pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat strategi pemasaran, dan memperluas jangkauan pasar di era digital.
Hadir sebagai narasumber utama, pakar AI sekaligus content creator Hermansyah Romadhona, S.Si., yang akrab disapa Coach Herman, memberikan pelatihan praktis mengenai penggunaan ChatGPT sebagai asisten virtual untuk mendukung aktivitas bisnis sehari-hari.
Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan dengan berbagai cara memanfaatkan AI, mulai dari melakukan brainstorming ide konten, menyusun caption promosi yang menarik, membuat strategi pemasaran digital, melakukan riset pasar, hingga mengoptimalkan pelayanan pelanggan secara lebih efektif dan efisien.
"Kehadiran teknologi AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan menjadi mitra bisnis yang siap membantu kapan saja. Hari ini saya melatih para pelaku UMKM untuk melihat ChatGPT sebagai aset strategis dalam melakukan riset pasar, asistensi layanan pelanggan, hingga otomatisasi pembuatan materi promosi yang lebih efisien," ujar Coach Herman.
Menurutnya, kemampuan memanfaatkan AI akan menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Dengan teknologi tersebut, proses kreatif yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dapat diselesaikan secara lebih cepat tanpa mengurangi kualitas.
Sementara itu, Bunda Sulis selaku penggagas kegiatan berharap pelatihan ini mampu mendorong UMKM lokal untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan AI sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.
"Saya berharap melalui pelatihan ini teman-teman UMKM mampu memaksimalkan media promosi dengan sentuhan teknologi. Dengan AI, tantangan keterbatasan waktu maupun ide kreatif dalam mempromosikan produk dapat diatasi. Saya ingin UMKM kita menjadikan AI sebagai mitra bisnis sehari-hari agar usahanya semakin maju, berkembang, dan memiliki daya saing yang lebih kuat," tutur Bunda Sulis.
Pelatihan ditutup dengan sesi praktik, di mana seluruh peserta secara langsung mencoba membuat berbagai materi promosi menggunakan ChatGPT dan teknologi AI lainnya. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat mereka mempraktikkan pembuatan konten media sosial, caption pemasaran, hingga konsep promosi yang dapat langsung diterapkan pada usaha masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Bunda Sulis berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, sehingga dapat menciptakan inovasi, meningkatkan daya saing, dan memperluas pasar. Pelatihan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
