Breaking News

Kasus Bullying Begini Pesan F-NasDem M. Niki Saputra: Orang Tua Harus Peka dan Aktif Menjaga Anak



BANDARLAMPUNG– Maraknya kasus bullying di lingkungan sekolah maupun media sosial jadi perhatian serius DPRD Kota Bandar Lampung. Anggota Komisi IV DPRD Bandar Lampung dari Fraksi NasDem.

Nah, kali ini muncul penegasan dari Muhammad Niki Saputra. Menurut dia, orang tua adalah benteng utama dalam mencegah dan menangani bullying pada anak.

Anggota Fraksi Nasdem ini menilai bullying bukan lagi sekadar “bercanda kelewatan”. Dampaknya bisa merusak mental, prestasi, bahkan masa depan anak. Karena itu ia mengajak seluruh orang tua di kota Bandar Lampung lebih peka dan aktif menjaga anak.

“Jangan ada istilah ‘biarin aja, namanya juga anak-anak’. Sekali dibiarkan, pelaku merasa berkuasa dan korban bisa trauma seumur hidup. Orang tua harus jadi rumah pertama yang aman buat anak cerita,” ujar Niki, Kamis (04/6/2026).

Selanjutnya, legislator yang duduk di Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung ini menekankan ada beberapa langkah konkret dalam mendidik anak, yakni, membangun komunikasi tanpa menghakimi anak, buat anak merasa aman.

“Dan yang tak kalah penting adalah tanamkan rasa empati kepada anak, terhadap sesamanya. Awasi dunia digital anak, karena bullying kini banyak terjadi di WA, IG, dan TikTok. Orang tua perlu tahu akun anak, aktifkan pengaturan privasi, dan beri aturan jelas: screenshot, blokir, lalu lapor kalau ada perundungan online,” paparnya.

Selain itu, Politisi NasDem ini juga minta sekolah di Kota Bandar Lampung memperkuat program anti-bullying, pelatihan guru BK, serta sanksi tegas bagi pelaku. Pemkot diharapkan menyediakan layanan konseling yang mudah diakses siswa.

“Melawan bullying butuh kerja bareng: rumah, sekolah, dan pemerintah. Kalau semua bergerak, Bandar Lampung bisa jadi kota yang aman dan nyaman buat anak-anak kita tumbuh. Mari kita sama-sama berdo’a, cukup di SMP N 44 kasus bullying yang terakhir kalinya,” tandas Niki. 


Type and hit Enter to search

Close