Bandar Lampung --Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah menjadi salah satu wilayah bersejarah dalam program transmigrasi di Provinsi Lampung. Kawasan ini dikenal sebagai daerah tujuan transmigrasi awal dari Pulau Jawa yang mulai berkembang pesat sejak era 1930-an hingga tahun 1950-an. Nama Kotagajah sendiri memiliki cerita unik, yakni berasal dari temuan kubangan gajah oleh para transmigran asal Jawa yang kini dikenal sebagai Lapangan Kotagajah Lampung Tengah.
Gelombang transmigrasi pertama ke wilayah Lampung Tengah terjadi pada paruh pertama tahun 1930-an. Seiring berjalannya waktu, berbagai kampung mulai dibuka oleh jawatan transmigrasi, termasuk Kampung Nambahrejo pada tahun 1955. Mayoritas transmigran berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, sehingga budaya Jawa masih sangat terasa dan menjadi bagian kuat dari kehidupan masyarakat Kotagajah hingga saat ini.
Keberhasilan program transmigrasi tersebut dinilai mampu mengubah kawasan hutan menjadi wilayah pertanian produktif serta pemukiman yang berkembang pesat. Kini, Kotagajah tumbuh menjadi salah satu kecamatan maju di Lampung Tengah dengan jejak sejarah transmigrasi yang masih melekat kuat di tengah masyarakat.
Menariknya, peninggalan sejarah transmigrasi di Kotagajah kini mulai mendapat perhatian dari pemerintah. Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung dikabarkan akan segera turun langsung meninjau lokasi bersejarah tersebut. Hal ini disampaikan Sekretaris Desa Kotagajah kepada Slamet Riyadi selaku Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung.
Menurut pihak desa, hingga saat ini belum pernah ada kunjungan langsung dari pemerintah provinsi untuk melihat dan mendata peninggalan sejarah transmigrasi yang ada di wilayah tersebut. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya pelestarian sejarah transmigrasi sekaligus memperkenalkan Kotagajah sebagai salah satu daerah bersejarah di Provinsi Lampung.
