Lampung Selatan — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI menghadiri kegiatan kolaborasi program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat di Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Pusat, Bupati Lampung Selatan, anggota DPR RI Mukhlis Basri, serta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung.
Acara ini juga melibatkan berbagai lembaga pembiayaan dan perbankan, di antaranya BTN, BP Tapera, PNM, SMF, Pemprov Lampung, serta seluruh perwakilan lembaga pembiayaan yang ada di Lampung. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memperluas akses pembiayaan rumah dan penguatan ekonomi masyarakat kecil.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan harapannya agar masyarakat Lampung semakin mudah memiliki rumah layak huni. Bahkan, dalam suasana penuh keakraban dan candaan bersama Menteri PKP RI yang akrab disapa Ara, Gubernur menyebut Lampung mendapatkan alokasi sebanyak 10 ribu unit untuk masyarakat Lampung.
Menteri PKP RI juga berdialog langsung dengan para nasabah penerima kredit, termasuk para kontraktor dan pelaku usaha kecil. Dalam kesempatan itu, Ara menanyakan langsung manfaat program pembiayaan yang dirasakan masyarakat, terutama terkait kemudahan akses pinjaman dan suku bunga ringan dari Bank BTN yang kini berada di angka 5,59 persen per tahun.
Salah satu penerima manfaat, seorang tukang pangkas rambut yang mendapatkan pinjaman dari Bank BTN, mengaku sangat terbantu dengan proses pengajuan yang cepat serta bunga pinjaman yang ringan. Ia merasa kini memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dalam sambutannya, Menteri Ara menegaskan bahwa kemudahan akses kredit perbankan di Lampung diharapkan mampu menghapus ketergantungan masyarakat terhadap rentenir. Menurutnya, saat ini masyarakat sudah bisa meminjam dana melalui bank dengan proses yang lebih mudah dan suku bunga yang jauh lebih kecil.
Pada kegiatan tersebut, Menteri PKP RI juga menyerahkan secara langsung penerimaan kredit program PT Bank Tabungan Negara (BTN) kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pembiayaan rumah rakyat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil di Provinsi Lampung.
